Tahura Ir H Djuanda berada diposisi ketinggian antara 770 mdpl sampai 1330 mdpl. Luas Tahura mencapai +- 590 hektare membentang, jika di ukur dari dago sampai ke Maribaya dan Tebing Keraton.

Area ini pada saman Belanda tahun 1922 sudah dijadikan hutan lindung. Tahun 1963 saat meninggalnya Ir. R. Djoeanda Kartawidjaja (Ir. H. Djuanda) maka hutan lindung ini diabadikan untuk mengenang jasa-jasanya saat itu, 

jalan dago dinamakan jalan Ir. H. Djuanda. peresmiannya dilakukan pada tanggal 14 ( empat belas) Januari 1985  bertepatan dengan hari kelahiran Ir. H. Djuanda. Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda adalah Taman Hutan Raya pertama di  negara indonesia. 

Raden Djoeanda Kartawidjaja lahir di Tasikmalaya 1911 dan pernah menjadi Perdana Menteri yang ke 10 dan juga terakhir (9 April 1957 – nine Juli 1959).

Setelah itu menjabat sebagai Menteri Keuangan dalam Kabinet Kerja I.

Sumbangan terbesar adalah Deklarasi Djuanda tahun 1957 menyatakan bahwa laut di negara indonesia adalah termasuk laut sekitar, di antara dan di dalam kepulauan NKRI menjadi satu kesatuan wilayah NKRI

atau dikenal dengan sebutan sebagai negara kepulauan dalam konvensi hukum laut international organisation Convention on Law of the ocean.